Mengapa Tenaga Kuda (Horsepower) Menjadi Acuan “Performa Maksimal”
Dalam dunia otomotif, salah satu cara paling dramatis untuk mengukur performa mobil adalah melalui tenaga kuda (horsepower / HP). Semakin besar HP, potensi percepatan, kecepatan puncak, dan sensasi mengemudi kerap meningkat — meski faktor lain (berat, aerodinamika, transmisi) juga penting.
Namun, tidak semua mobil bisa menampung “kekuatan ekstrem” tanpa kompromi besar dalam biaya, kelayakan jalan, atau kenyamanan. Karena itu, mobil-mobil dengan HP tertinggi sering kali digolongkan ke dalam segmen hypercar — mobil produksi terbatas, harga fantastis, dan target pemilik yang jelas: penggemar performa ekstrem dan eksklusivitas.
Berikut ini ulasan 10 mobil paling bertenaga di dunia saat ini — menurut daftar Carwow — serta kelebihan dan catatan penting bagi tiap model.
Kunjungi Juga: Tempat Rental Mobil di Bandung
10 Mobil dengan HP Tertinggi — Dari Eksentrik sampai Realistis
1. Devel Sixteen — 5.007 hp
- Devel Sixteen memegang rekor tenaga kuda tertinggi di dunia: 5.007 hp — fantastis bahkan untuk ukuran hypercar.
- Ia dibekali mesin V16 12,3 liter dengan empat turbocharger.
- Namun ada catatan penting: versi 5.007 hp ini adalah versi “show / concept / track-only” — mobil ini belum benar-benar diproduksi massal untuk jalan raya.
- Faktanya, ini lebih sebagai pernyataan konsep: bahwa secara teori sangat mungkin membangun mesin dengan output ekstrem — meski menyetelnya untuk jalan umum adalah tantangan besar.
2. Koenigsegg Gemera — 2.300 hp
- Gemera adalah hypercar/performance car yang benar-benar tersedia (bukan hanya konsep), dengan tenaga 2.300 hp, menjadikannya mobil terkuat yang bisa dibeli sekarang.
- Menariknya, Gemera bukan coupe dua tempat duduk klasik, melainkan punya empat kursi, menjadikannya hyper-GT yang ekstrem sekaligus relatif “fungsional”.
- Kombinasi mesin V8 twin-turbo + sistem hybrid/elektrik (tergantung varian) memungkinkan output tinggi tanpa mengorbankan fleksibilitas — meskipun harga dan biaya perawatan tetap eksklusif.
3. Lotus Evija — 2.000 hp
- Lotus Evija adalah hypercar listrik dari pabrikan Inggris, dengan total output 2.000 hp melalui empat motor elektrik (satu per roda).
- Sebagai mobil listrik murni (EV), Evija menunjukkan bahwa “tenaga ekstrem” tak selalu identik dengan mesin besar berbahan bakar fosil — teknologi modern memungkinkan hiperpower lewat listrik.
- Akselerasi dan distribusi torsi dari motor ganda membuat karakter berkendara berbeda dari hypercar tradisional — respons instan, redaman halus, dan torsi besar sejak awal.
4. Rimac Nevera — 1.914 hp
- Nevera adalah hypercar listrik asal Kroasia, dengan output 1.914 hp melalui quad-motor AWD.
- Menurut Carwow, Nevera masuk daftar drag-race tercepat mereka, menunjukkan bahwa daya besar + torsi besar + sistem distribusi motor canggih bisa menghasilkan performa ekstrem.
- Selain itu, Nevera menawarkan kemewahan, teknologi, dan usable-range (tergantung versi) — menjadikannya contoh modern hypercar EV yang “nyata” (bukan sekadar konsep).
5. Hennessey Venom F5 — 1.842 hp
- Venom F5 adalah hypercar dari Amerika dengan mesin besar, output 1.842 hp, dan karakter agresif khas “otot Amerika”.
- Produksi Venom F5 sangat terbatas — hanya puluhan unit — serta dibangun untuk performa ekstrem, bukan kenyamanan atau utilitas.
- Bagi penggemar hypercar tradisional berbahan bakar fosil dan suara mesin garang, Venom F5 adalah kandidat utama — dengan kompromi berupa konsumsi bahan bakar masif dan biaya perawatan tinggi.
6. Bugatti Tourbillon — 1.800 hp
- Tourbillon adalah mobil super/hypercar yang disebut sebagai penerus (spiritual) dari lineage pabrikan besar — dengan output 1.800 hp.
- Alih-alih menggunakan “mesin klasik” super-besar, Tourbillon menghadirkan kombinasi mesin aspirasi (atau konfigurasi modern) + teknologi canggih — menunjukkan evolusi tren hypercar.
- Meski harga dan eksklusivitasnya ekstrem, Tourbillon menawarkan paduan antara kemewahan, performa, dan status — cocok bagi mereka yang mencari “supercar mutakhir” dengan era baru.
7. McLaren Speedtail — 1.070 hp
- Speedtail adalah hypercar/performance car mewah dari Inggris, dengan tenaga 1.070 hp — jauh di bawah “monster” ekstrem, tapi masih sangat tinggi dibanding mobil konvensional.
- Karakter McLaren: ringan, aerodinamis, premium, dan dengan fokus pada handling serta efisiensi performa — membuat Speedtail cocok bagi yang ingin hypercar “jalan raya” dengan kenyamanan lebih daripada brutalitas murni.
8. Porsche Taycan Turbo GT — 1.034 hp
- Taycan Turbo GT adalah EV performa tinggi dari pabrikan Jerman, dengan output 1.034 hp — menjadikannya salah satu EV “terkuat” yang bisa dibeli konsumen.
- Ini menandakan bahwa teknologi listrik sudah menyentuh level di mana hypercar tak harus berbahan bakar fosil: efisiensi, torsi instan, dan kemudahan operasional menjadi keunggulan.
- Bagi konsumen modern yang peduli lingkungan namun tetap mendambakan performa tinggi — model seperti Taycan Turbo GT bisa jadi jembatan antara dua dunia.
Kunjungi Juga: Rental Mobil Bandung dengan Supir
9. Tesla Model S Plaid — 1.020 hp
- Sebagai mobil listrik “relatif terjangkau” (di kelas EV premium), Model S Plaid menawarkan output 1.020 hp — menjadikannya “pintu masuk” dunia hyper-EV.
- Kemampuan akselerasi ekstrem, tanpa emisi lokal, dan fitur-fitur modern menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang ingin performa tinggi tanpa kompromi lingkungan.
10. Catatan Penting dari Daftar
- Daftar ini mencampurkan berbagai jenis mobil: hypercar mesin pembakaran (ICE), hybrid, dan mobil listrik (EV) — menunjukkan evolusi di industri otomotif.
- Semakin tinggi HP seringkali berarti harga mahal, perawatan rumit, dan penggunaan terbatas (misalnya tidak cocok untuk jalan padat, konsumsi bahan bakar besar, atau biaya suku cadang tinggi).
- Banyak mobil ekstrem dalam daftar diproduksi dalam jumlah terbatas — artinya eksklusivitas dan nilai koleksi tinggi, tetapi juga aksesibilitas rendah.
Tren & Arsitektur Mobil Paling Bertenaga — Apa Artinya bagi Industri Otomotif
Evolusi dari Mesin Super-Besar ke Teknologi Elektro & Hybrid
Di masa lalu, “mobil bertenaga besar” identik dengan mesin besar — V8, V12, V16, turbo/quad-turbo — seperti Devel Sixteen atau Venom F5. Tapi jajaran terbaru menunjukkan bahwa tenaga ekstrem kini bisa datang dari motor listrik, baterai & manajemen torsi canggih, serta arsitektur hybrid/EV — seperti pada Rimac Nevera, Lotus Evija, Porsche Taycan, atau Tesla Model S Plaid.
Perubahan ini menunjukkan dua hal: pertama, bahwa target tenaga kuda tinggi tidak lagi identik dengan konsumsi bahan bakar boros atau polusi; kedua, bahwa teknologi modern telah memungkinkan hypercar yang lebih “bersih” dan multifungsi, meskipun tetap mahal.
Permintaan Pasar terhadap Hypercar & Eksklusivitas
Hypercar dengan tenaga ekstrem sering diposisikan sebagai produk elit: untuk kolektor, investor, atau konsumen dengan selera sangat tinggi. Produksi terbatas, harga fantastis, serta status “langka” membuat mereka bukan sekadar mobil — melainkan aset dan simbol status.
Karena itu, meskipun ada banyak teknologi, hypercar tetap pasar niche: sejumlah kecil konsumen global yang benar-benar bisa memiliki dan memeliharanya.
Kompetisi Teknologi & “Perang Tenaga Kuda” di Era Modern
Dengan hadirnya mobil listrik & hybrid bertenaga besar, perlombaan “siapa paling kuat” semakin kompleks. Kini pabrikan tidak hanya bersaing di torsi dan kecepatan, tapi juga efisiensi, emisi, dan kelayakan regulasi lingkungan. Daftar Cars 2025 menunjukkan bahwa mobil paling kuat bisa saja EV — menandakan revolusi dalam definisi “kencang”.
Kunjungi Juga: Rental Mobil Bandung Murah 24 Jam
Catatan & Hal yang Perlu Dipahami — Tenaga Gila = Tidak Selalu Praktis
Biaya & Kompromi: Konsumsi, Perawatan, dan Kenyamanan
Hypercar dengan tenaga ekstrem biasanya sangat rakus energi (bensin, listrik), memerlukan ban khusus, suku cadang mahal, dan pemakaian yang selektif. Bagi pemilik biasa, mobil semacam ini lebih cocok sebagai koleksi atau kendaraan weekend — bukan mobil harian.
Infrastruktur & Regulasi (untuk EV / Hybrid)
Mobil listrik performa tinggi memerlukan infrastruktur listrik / charging — belum tersedia merata di semua negara. Untuk hypercar ICE, regulasi emisi dan pajak bisa menjadi penghambat akses atau pemakaian di beberapa wilayah.
Risiko Overpower & Keselamatan
Tenaga besar membawa risiko besar jika tidak diimbangi dengan pengereman & kontrol stabilitas yang baik. Handling, suspensi, dan aerodinamika harus sangat sempurna agar mobil tetap aman — terutama jika pemilik berencana menggunakannya di jalan umum, bukan hanya trek.
Kesimpulan — Hypercar dengan Tenaga Ekstrem: Impian, Eksperimen, & Realitas
Daftar mobil dengan HP tertinggi versi Carwow memberi gambaran bahwa batas performa mobil terus digeser — dari mesin besar super-charged sampai hypercar listrik futuristik.
Bagi pencinta kecepatan dan engineering otomotif: ini seperti “arsenal ekstrem” — setiap mobil membawa filosofi berbeda: kekuatan mesin, torsi listrik instan, aerodinamika ekstrem, atau hybrid pintar.
Namun bagi kebanyakan orang: penting diingat bahwa HP besar bukan segalanya. Penggunaan realistis, biaya perawatan, regulasi, dan kenyamanan tetap menjadi pertimbangan utama.
Kunjungi Juga: bastianrental.com








