• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
  • Login
Arcom Media
Advertisement
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Arcom Media
No Result
View All Result
Home Hukum

LSM PEMUDA Kerahkan 700 Massa, di Dishub Jabar dan Gedung Sate Terkait Dugaan Korupsi Proyek PJU Rp500 Miliar

Januari 15, 2026
in Hukum, Peristiwa
0
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

ARCOM-MEDIA, Bandung. Dugaan korupsi dalam proyek Alat Penerangan Jalan Umum (PJU) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kian menguat dan memantik reaksi keras dari masyarakat sipil.

Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM PEMUDA) bersama elemen mahasiswa memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Selasa, 20 Januari 2026, dengan mengerahkan sekitar 700 orang massa aksi.

Aksi tersebut rencananya akan digelar di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat dan dilanjutkan ke Kantor Gubernur Jawa Barat (Gedung Sate).

Demonstrasi ini secara khusus menyoroti dugaan korupsi proyek PJU yang disebut menelan anggaran fantastis mencapai sekitar Rp500 miliar.

Koordinator LSM PEMUDA, Andri Hidayat, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar demonstrasi simbolik, melainkan bentuk perlawanan terhadap dugaan praktik korupsi yang dinilai sistematis dan berpotensi merugikan keuangan daerah dalam jumlah besar.

“Kami memastikan akan turun ke jalan bersama mahasiswa. Proyek PJU ini tidak bisa dipandang sebagai proyek biasa, karena nilainya sangat besar dan sarat dengan berbagai kejanggalan,” ujar Andri saat memberikan keterangan pers, Kamis (15/1/2026), di Kantor LSM PEMUDA, Kota Bandung.

Menurut Andri, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat saat ini tengah gencar melaksanakan proyek PJU melalui program “Jabar Caang”, yang mengusung konsep penerangan jalan berornamen budaya Sunda seperti Kujang dan Mega Mendung, dengan dalih memperindah ruas jalan provinsi sekaligus memperkuat identitas lokal.

Namun, di balik kemasan estetika dan narasi pelestarian budaya tersebut, proyek ini justru diduga menyimpan berbagai persoalan serius.

“Di lapangan, kami menemukan banyak isu miring. Mulai dari dugaan pengaturan pemenang tender, mark up atau penggelembungan harga, pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi kontrak, hingga dugaan praktik gratifikasi. Ini bukan tuduhan tanpa dasar, tetapi hasil temuan dan penelusuran kami,” tegas Andri.

Andri menambahkan, penggunaan simbol budaya lokal justru dikhawatirkan menjadi “tameng moral” untuk menutupi praktik penyimpangan anggaran yang merugikan publik.

Dalam aksi unjuk rasa 20 Januari mendatang, LSM PEMUDA dan mahasiswa membawa dua tuntutan utama yang dinilai krusial dan mendesak, yakni:

– Mendesak Gubernur Jawa Barat untuk mencopot Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat serta melakukan reformasi birokrasi secara menyeluruh di tubuh Dishub Jabar.

– Mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap proyek Alat Penerangan Jalan Umum (APJ), baik dari sisi administrasi, proses pengadaan, maupun kualitas teknis di lapangan.

LSM PEMUDA menilai, tanpa tindakan tegas dari Gubernur dan APH, dugaan praktik korupsi dalam proyek infrastruktur akan terus berulang dan menjadi preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan di Jawa Barat.

Ketua Umum LSM PEMUDA, Koswara Hanafi, membenarkan rencana aksi tersebut dan memastikan kekuatan massa yang akan diturunkan mencapai sekitar 700 orang, terdiri dari aktivis LSM dan mahasiswa dari berbagai kampus.

“Ya benar, kami akan demo bersama mahasiswa di Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat dan di Kantor Gubernur Jawa Barat,” ujar Koswara.

Koswara menjelaskan, aksi akan dimulai pukul 10.00 WIB di depan Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat. Setelah menyampaikan aspirasi dan tuntutan, massa aksi dijadwalkan bergerak menuju Gedung Sate sekitar pukul 15.00 WIB.

Koswara juga menegaskan bahwa aksi ini bukanlah akhir, melainkan awal dari rangkaian tekanan publik.

“Jika tuntutan kami tidak dipenuhi dan tidak ada langkah nyata dari pemerintah maupun aparat penegak hukum, kami siap melakukan aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar,” tegas Koswara.

Aksi ini sekaligus menjadi ujian serius bagi komitmen transparansi dan pemberantasan korupsi di Jawa Barat. Publik kini menanti, apakah Pemerintah Provinsi Jawa Barat berani membuka diri, mengevaluasi secara jujur proyek bernilai ratusan miliar rupiah tersebut, atau justru memilih diam di tengah derasnya sorotan publik.

LSM PEMUDA menegaskan, mereka tidak akan berhenti mengawal kasus ini hingga ada kejelasan hukum dan pertanggungjawaban yang tegas. Bagi mereka, proyek infrastruktur yang dibiayai uang rakyat tidak boleh menjadi ladang bancakan segelintir elite birokrasi dan kontraktor. (RED)

 

Jumlah Pembaca: 18
Previous Post

Diduga Gagal Bayar Lahan Sejak 2008, Cicih Sukaesih Siap Gugat Class Action PT Cirebon Electric Power

Related Posts

Peristiwa

Diduga Gagal Bayar Lahan Sejak 2008, Cicih Sukaesih Siap Gugat Class Action PT Cirebon Electric Power

by admin
Januari 14, 2026
Hukum

PT Desa Kanci Indah vs Sa’adi, Tim Hukum Sa’adi bin Sanding Akan Kawal Hingga Persidangan

by admin
Januari 13, 2026
Perbankan

Perkuat Akses Pangan Warga Rentan, Artha Graha Peduli Lanjutkan Pasar Murah 2026

by admin
Januari 11, 2026
Hukum

Oknum Dokter Aniaya Pengacara, Peradi Bandung Datangi Polsek Sukajadi

by admin
Januari 11, 2026
Peristiwa

Ketua Nadzir Masjid Raya Bandung Roedy Wiranatakusumah Silaturahmi ke Kediaman Abah Alam

by admin
Januari 9, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pesta Otomotif Bandung Dimulai, Wakil Gubernur Jabar Resmikan GIIAS 2025

Oktober 1, 2025

PRIME PARK Hotel Bandung Hadirkan Treasure of Ramadhan AsianVaganza di Ramadhan 2024

Maret 7, 2024

Bank bjb Jadi BPD Pertama Penyimpan Dana Margin di Indonesia

November 22, 2024

Kategori

  • DPRD
  • Hotel
  • Hukum
  • Jurnalis Bela Negara
  • Kesehatan
  • Konser Musik
  • Kuliner
  • Liputan Kota Bandung
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Partai Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Polri
  • Produk
  • Properti
  • Teknologi
  • TNI
  • Uncategorized
Arcom Media

PT Arcom Media Bela Negara
Menayangkan berita terkini dan anti hoax

Categories

  • DPRD
  • Hotel
  • Hukum
  • Jurnalis Bela Negara
  • Kesehatan
  • Konser Musik
  • Kuliner
  • Liputan Kota Bandung
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Partai Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Polri
  • Produk
  • Properti
  • Teknologi
  • TNI
  • Uncategorized

Informasi

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami

Recent Posts

  • LSM PEMUDA Kerahkan 700 Massa, di Dishub Jabar dan Gedung Sate Terkait Dugaan Korupsi Proyek PJU Rp500 Miliar
  • Diduga Gagal Bayar Lahan Sejak 2008, Cicih Sukaesih Siap Gugat Class Action PT Cirebon Electric Power
  • PT Desa Kanci Indah vs Sa’adi, Tim Hukum Sa’adi bin Sanding Akan Kawal Hingga Persidangan

© 2023 arcom-media.com - Developed by Tokoweb.co

  • Login
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?