ARCOM-MEDIA, Bandung. Dua tim basket alumni SMAN 9 Bandung atau X-Niners menorehkan hasil positif dalam Basketball Friendly Competition Ngabandungan Fest 2026.
Tampil di GOR Pajajaran, Kota Bandung, Senin (24/8/2026), Tim Basket 90’s Alumni SMAN 9 Bandung dan Tim Basket Millenial Alumni SMAN 9A Bandung sama-sama berhasil mengamankan kemenangan.
Tim Basket 90’s Alumni SMAN 9 Bandung terlebih dahulu menjalani pertandingan ketiga dengan menghadapi Tim Basket 90’s Alumni SMAN 23 Bandung.

Pertandingan berlangsung sengit dan kompetitif hingga akhir laga, Tim Basket 90’s Alumni SMAN 9 Bandung akhirnya mampu mengunci kemenangan dengan skor tipis 9-5.
Pada pertandingan lainnya, Tim Basket Millenial Alumni SMAN 9 Bandung yang dikenal dengan nama SMAN 9A/X-Niners juga tampil meyakinkan.
Menghadapi Tim Basket Millenial Alumni SMAN 2 Cimahi, X-Niners berhasil meraih kemenangan dengan skor 16-13.

Dua hasil positif tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa semangat olahraga, kekompakan, dan ikatan persaudaraan alumni SMAN 9 Bandung masih terjaga lintas generasi.
Sejak awal pertandingan, SMAN 9A/X-Niners mampu menunjukkan permainan agresif. Kecepatan pergerakan pemain, kemampuan individu, serta koordinasi antarpemain menjadi modal penting dalam menghadapi SMAN 2 Cimahi.
Permainan cepat yang diperagakan X-Niners membuat pertahanan lawan harus bekerja keras, para pemain mampu membangun serangan melalui komunikasi yang baik, rotasi pemain, serta pergerakan tanpa bola untuk membuka ruang.

Tekanan yang terus diberikan akhirnya menghasilkan sejumlah peluang yang mampu dikonversi menjadi angka, X-Niners mengakhiri pertandingan dengan koleksi 16 poin, sementara SMAN 2 Cimahi mencatat 13 poin.
Kemenangan tersebut bukan hanya lahir dari kemampuan individu, tetapi juga merupakan hasil dari latihan yang dilakukan secara rutin, kekompakan dan chemistry menjadi salah satu kekuatan utama X-Niners dalam menghadapi pertandingan antartim alumni.
Sejumlah pemain Alumni SMAN 9A/X-Niners seperti Januar Kuntara dan rekan-rekannya mampu menjalankan peran masing-masing dengan baik, komunikasi di lapangan terlihat terbangun sehingga permainan tim berjalan lebih efektif.

Sementara itu, pertandingan antara Tim Basket 90’s Alumni SMAN 9 Bandung dan Tim Basket 90’s Alumni SMAN 23 Bandung berlangsung dengan tensi yang berbeda.
Kedua tim tampil penuh semangat dan sama-sama berusaha menjaga pertahanan sekaligus mencari celah untuk mencetak angka.
Dengan durasi pertandingan 2 x 10 menit, setiap penguasaan bola menjadi sangat penting, selisih angka yang tipis membuat para pemain dituntut menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.

X-Niners 90’s yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman, termasuk Andreas Marbun, mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Skor 9-5 memastikan kemenangan bagi alumni SMAN 9 Bandung.
Kemenangan tipis tersebut disambut antusias para pemain dan pendukung X-Niners yang hadir di GOR Pajajaran, meski pertandingan berlangsung kompetitif, suasana persahabatan dan kebersamaan tetap menjadi warna utama dalam ajang tersebut.
Pelatih kepala tim bola basket putri SMAN 9 Bandung, Bambang Yudi, yang turut mendampingi Tim Basket 90’s Alumni SMAN 9 Bandung, mengapresiasi penampilan tim Alumni.

Menurut Bambang, konsistensi latihan menjadi kunci untuk membangun kekompakan sebuah tim, terlebih bagi pemain alumni yang memiliki kesibukan masing-masing.
“Terpenting tim harus rutin berlatih, karena ketika sering berlatih dan berkumpul bersama, maka chemistry akan terbentuk dan berguna untuk turnamen ke depan,” ujar Bambang seusai pertandingan.
Bagi X-Niners, hasil positif di Ngabandungan Fest 2026 bukanlah sesuatu yang diperoleh secara instan, tim Basket Alumni SMAN 9 Bandung secara rutin menggelar latihan satu kali dalam sepekan di Tohaga Arena, kawasan PTDI, Kota Bandung.

Selain latihan rutin tersebut, para pemain juga sesekali berlatih di GOR Bandung Arena atau GOR Citra, yang dikenal sebagai salah satu fasilitas latihan klub basket Satria Muda Pertamina Bandung.
Kegiatan latihan menjadi bagian penting dalam menjaga kebugaran fisik, kemampuan teknis, komunikasi, dan chemistry antarpemain.
Konsistensi tersebut menjadi semakin berarti karena para pemain alumni memiliki kesibukan masing-masing, baik pekerjaan maupun keluarga.
Namun, kecintaan terhadap basket serta kuatnya ikatan sebagai alumni SMAN 9 Bandung membuat mereka tetap menyempatkan waktu untuk berkumpul dan berlatih bersama.
Tim Basket Millenial Alumni SMAN 9 Bandung atau SMAN 9A/X-Niners diperkuat Fachri, Bambang, Januar, Rizky, Orlando, Aresta, Akbar, Indra, Taufik, Heldi, Gian, dan Dri.
Sementara itu, Tim Basket 90’s Alumni SMAN 9 Bandung diperkuat Andreas, Fikri, Yadi, Willy, Dadan, Ari Kur, Jeje, Ridwan, Uwie, Teguh, Penny, Ricky, Dedi, Eri, dan Taufik, Ageng, dan Bagoes.

Kedua skuad tersebut menunjukkan karakter permainan dan pengalaman masing-masing. Jika tim millenial mengandalkan kecepatan serta mobilitas, tim 90’s memperlihatkan ketenangan, pengalaman, dan daya juang dalam menghadapi pertandingan yang berlangsung ketat.
Ngabandungan Fest 2026 pun menjadi lebih dari sekadar ajang kompetisi basket. Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan bagi alumni lintas angkatan dan lintas sekolah untuk kembali menjalin komunikasi melalui olahraga, hiburan, serta kebersamaan.
Bagi para peserta, kemenangan memang menjadi target di lapangan, namun, semangat persahabatan dan solidaritas tetap menjadi nilai penting yang tidak kalah utama.
Dua kemenangan X-Niners atas Alumni SMAN 23 Bandung dan Alumni SMAN 2 Cimahi menjadi modal positif untuk pertandingan berikutnya.
Lebih jauh, hasil tersebut menjadi bukti bahwa tradisi latihan, kekompakan, dan kecintaan terhadap olahraga mampu menjaga semangat para alumni tetap menyala meski telah melewati masa sekolah.
X-Niners kini memiliki alasan tambahan untuk terus mempertahankan rutinitas latihan dan kebersamaan, sebab, di balik setiap pertandingan, terdapat semangat untuk membawa nama almamater, menjaga persahabatan, sekaligus membuktikan bahwa semangat berkompetisi tidak mengenal batas usia. (RED)








