ARCOM-MEDIA, Bali. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menunjukkan komitmen kuat TNI AD dalam mendukung program strategis nasional.
Melalui kunjungan kerja di Provinsi Bali, Jumat, (22/5/2026), Kasad meninjau langsung pengelolaan sampah terpadu serta pengembangan energi baru terbarukan berbasis pengolahan sampah yang dinilai menjadi solusi masa depan bagi ketahanan energi dan kelestarian lingkungan Indonesia.
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa TNI AD tidak hanya hadir dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berperan aktif dalam menjawab tantangan bangsa di sektor lingkungan hidup dan energi berkelanjutan.
Di tengah meningkatnya persoalan sampah dan kebutuhan energi nasional, langkah kolaboratif yang digagas TNI AD bersama pemerintah daerah dinilai sebagai terobosan strategis yang visioner dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam agenda kunjungannya, Kasad melaksanakan pertemuan dengan Gubernur Bali, I Wayan Koster, guna membahas percepatan penanganan persoalan sampah di Bali melalui sinergi lintas sektor.
Pertemuan tersebut menitikberatkan pada pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, akademisi, pelaku industri, dan masyarakat dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan bernilai ekonomi.
Kasad bersama Gubernur Bali juga melakukan peninjauan terhadap calon lokasi pengembangan teknologi pirolisis, yakni teknologi pengolahan sampah menjadi energi berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) terbarukan.
Teknologi ini dinilai memiliki potensi besar dalam mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan energi alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Pengembangan teknologi pirolisis tersebut diharapkan mampu menjadi solusi konkret terhadap persoalan penumpukan sampah yang selama ini menjadi tantangan di berbagai daerah, khususnya wilayah pariwisata seperti Bali.
Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, proyek tersebut juga membuka peluang terciptanya sumber energi baru yang memiliki nilai ekonomis tinggi bagi masyarakat.
Tidak hanya itu, dalam rangkaian kegiatan tersebut Kasad juga menggelar koordinasi bersama sejumlah stakeholder guna membahas langkah strategis pengembangan energi berbasis pengolahan sampah serta peluang kerja sama lintas sektor untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Pertemuan itu turut dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Dr. Ir. Nani Hendiarti, M.Sc.

Kehadiran TNI AD dalam mendukung program energi terbarukan ini mendapat apresiasi karena menunjukkan, kekuatan pertahanan negara juga memiliki kepedulian besar terhadap masa depan lingkungan hidup bangsa.
Melalui pendekatan kolaboratif dan inovatif, TNI AD dinilai mampu menjadi motor penggerak dalam membangun kesadaran kolektif terkait pentingnya pengelolaan sampah dan pemanfaatannya menjadi energi alternatif.
Langkah yang dilakukan Kasad tersebut sekaligus mempertegas komitmen TNI AD untuk terus hadir mendukung program-program prioritas pemerintah, khususnya dalam bidang pelestarian lingkungan, pengelolaan sampah terpadu, dan pengembangan energi baru terbarukan.
Semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor yang dibangun di Bali diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan sistem pengelolaan lingkungan yang modern, mandiri, dan berkelanjutan demi mewujudkan ketahanan nasional yang semakin kuat di masa depan. (RED)









