ARCOM-MEDIA, Jakarta. Penguatan hubungan bilateral di bidang pertahanan menjadi fokus pertemuan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi R. dengan Kepala Staf Angkatan Darat Australia (Chief of Australian Army), Lieutenant General Susan May Coyle, AM, CSC, DSM, di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin, (2/11/2026).
Kunjungan kehormatan tersebut menjadi momentum penting bagi TNI Angkatan Darat dan Angkatan Darat Australia untuk mempererat hubungan persahabatan sekaligus membuka peluang peningkatan kerja sama militer di tengah dinamika keamanan kawasan yang terus berkembang.
Kedatangan pimpinan Angkatan Darat Australia itu diawali dengan upacara penghormatan militer sebagai bentuk penghormatan resmi TNI AD kepada tamu negara.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pertemuan courtesy call bersama Kasad di ruang tamu pimpinan Mabesad.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan Angkatan Darat membahas perkembangan hubungan bilateral, kerja sama pertahanan, serta berbagai peluang strategis untuk memperluas kolaborasi antarkedua institusi militer.
Selama ini, kerja sama TNI AD dan Angkatan Darat Australia telah terjalin melalui berbagai program, mulai dari latihan militer bersama, pendidikan dan pelatihan, pertukaran personel, hingga peningkatan kapasitas dan profesionalisme prajurit.

Berbagai program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan dan kesiapan prajurit, tetapi juga membangun saling pengertian, memperkuat kepercayaan, serta meningkatkan interoperabilitas kedua angkatan darat dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.
Di tengah kompleksitas lingkungan strategis kawasan Indo-Pasifik, komunikasi intensif dan kemitraan pertahanan yang berkelanjutan menjadi semakin penting. Hubungan yang kuat antarinstitusi militer diharapkan dapat berkontribusi terhadap terciptanya stabilitas, keamanan, dan perdamaian kawasan.
Kunjungan Lieutenant General Susan May Coyle ke Mabesad sekaligus menegaskan komitmen TNI AD dan Angkatan Darat Australia untuk terus menjaga hubungan persahabatan serta mengembangkan kemitraan strategis melalui kerja sama yang konkret dan berkesinambungan.
Melalui dialog dan kolaborasi tersebut, kedua angkatan darat diharapkan semakin memperkuat fondasi kerja sama pertahanan Indonesia-Australia sekaligus membangun hubungan militer yang adaptif dalam menghadapi tantangan keamanan masa depan. (RED)








