ARCOM-MEDIA Bandung. Tak ada upacara megah, tak pula panggung gemerlap, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Penerangan TNI Angkatan Darat di lingkungan Kodam III/Siliwangi justru berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., bersama Pendam III/Siliwangi memilih merayakan momentum bersejarah dengan cara sederhana: syukuran bersama para wartawan yang biasa meliput di lingkungan Kodam III/Siliwangi.
Di tengah suasana kebersamaan yang “guyub”, prajurit dan insan media duduk berdampingan, tiidak ada sekat formalitas, yang terasa justru kesadaran bahwa TNI dan pers adalah dua elemen yang saling menguatkan dalam menjaga kepercayaan publik.
“Hari ini hanya syukuran saja dalam rangka HUT ke-75 Penerangan TNI AD, jadi tidak melaksanakan upacara besar-besaran, cukup kita bersama-sama dengan insan media melaksanakan syukuran,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut dalam sambutannya, Pangdam menegaskan, momentum HUT ke-75 harus menjadi penguat komitmen Penerangan TNI AD sebagai garda terdepan citra institusi sekaligus penjaga kepercayaan masyarakat.
Pangdam juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional yang diperingati setiap 9 Februari, seraya menekankan pentingnya profesionalisme insan pers sebagai mitra strategis TNI.
“Semoga momentum ini menguatkan komitmen Pen TNI AD sebagai garda terdepan citra dan kepercayaan masyarakat, selamat Hari Pers Nasional, Pers senantiasa menjaga profesional dan menjadi mitra strategis serta menjunjung tinggi persatuan bangsa,” ujar Pangdam.
Menurut Pangdam, di era keterbukaan dan pesatnya teknologi digital, tantangan tidak lagi sederhana, derasnya arus informasi, termasuk kabar bohong atau hoaks, menuntut ketelitian dan tanggung jawab tinggi dari setiap unsur penerangan.

“Bekerja dengan hati menjadi landasan, laksanakan tugas dengan kejujuran, sampaikan informasi secara akurat dan objektif,” tegas Pangdam.
Pangdam menambahkan, Penerangan TNI AD dituntut semakin kreatif dan inovatif, sejalan dengan dinamika zaman, profesionalisme prajurit di bidang komunikasi publik menjadi kebutuhan mutlak agar institusi tetap dipercaya rakyat.
Dalam kesempatan itu, Pangdam menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan PNS TNI, khususnya di wilayah Kodam III/Siliwangi, yang bekerja siang dan malam mendukung tugas-tugas penerangan.
“Dirgahayu Penerangan TNI AD ke-75, terima kasih juga untuk insan pers yang hadir, saya sampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada PNS dan TNI, khususnya Kodam III/Siliwangi, karena bekerja tanpa mengenal waktu,” ujar Pangdam.

Bagi Pangdam, relasi antara TNI, khususnya Siliwangi, dan media bukan sekadar hubungan kelembagaan formal, Pangdam menyebut hubungan itu sudah seperti satu tubuh yang saling membutuhkan.
“Kami butuh media, media juga butuh kami dalam pemberitaan, ke mana pun kami pergi, pasti membutuhkan insan pers untuk memberitakan kegiatan, khususnya program-program positif yang dilaksanakan Kodam III/Siliwangi,” ujar Pangdam.
Pangdam pun menitipkan pesan kepada jajaran Dinas Penerangan, khususnya Pendam III/Siliwangi, agar terus menjaga hubungan harmonis dengan wartawan, tujuannya jelas, melahirkan karya jurnalistik yang membangun, profesional, jujur, dan dapat dipercaya publik.
Perayaan HUT ke-75 Penerangan TNI AD di lingkungan Kodam III/Siliwangi tahun 2026 terasa lebih bermakna karena berlangsung di bulan suci Ramadan, bagi Pangdam, Ramadan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum penggemblengan diri.

Pangdam mengajak masyarakat Jawa Barat untuk mengisi Ramadan dengan kegiatan positif, memperbanyak introspeksi, meningkatkan kualitas iman, serta memperkuat kepedulian sosial.
“Mari kita isi Ramadan dengan kegiatan positif, saling introspeksi diri, mudah-mudahan meningkatkan keimanan dan jiwa sosial kita,” kata Pangdam.
Sebagai wujud nyata, Kodam III/Siliwangi rutin menggelar live tadarus bersama Pangdam setiap hari selama Ramadan, upaya itu dimaksudkan agar Al-Qur’an kembali menjadi pedoman dalam setiap sendi kehidupan, baik pribadi maupun institusi.
“Selesai puasa nanti, kita harap bisa kembali fitrah seperti bayi, saling mendukung, tidak ada saling menjelekkan, karena kita semua adalah saudara,” pungkas Pangdam.

Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf. Mahmuddin A, S.A.P., M.Tr (Han)., M.I.Pol., dalam sambutannya menjelaskan, dalam rangkaian peringatan HUT ini juga ditampilkan kilas balik perjalanan Kapendam dari masa ke masa sejak 1962 hingga 2026.
Suasana hangat penuh pengabdian terasa kental, terlebih dengan kehadiran para mantan Kapendam yang turut menyaksikan perjalanan panjang institusi penerangan di tubuh Kodam III/Siliwangi.
“Dirgahayu Pendam III/Siliwangi, semoga semakin profesional, adaptif, modern, dan humanis,” ujar Kapendam.

Kapendam menegaskan, peran penerangan saat ini semakin penting, bukan hanya menyampaikan informasi kegiatan, tetapi juga menjadi benteng dalam menangkal hoaks serta menjadi jembatan komunikasi kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Di tengah era digital yang serba cepat, kerja penerangan tidak bisa lagi konvensional, diperlukan kreativitas, inovasi, dan kepekaan sosial agar pesan yang disampaikan tidak hanya sampai, tetapi juga dipercaya,” ujar Kapendam.
Peringatan HUT ke-75 Penerangan TNI AD di Kodam III/Siliwangi pun menjadi refleksi bahwa kekuatan sejati bukan pada kemewahan seremoni, melainkan pada soliditas, kejujuran, dan kebersamaan.
Tak ada upacara besar, namun ada komitmen yang diteguhkan, tak ada pesta meriah, tetapi ada kehangatan yang mempererat, dalam kesederhanaan terpatri pesan kemanunggalan TNI dan rakyat termasuk insan pers adalah fondasi utama menjaga persatuan bangsa. (BRH)








