• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
  • Login
Arcom Media
Advertisement
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Arcom Media
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Disdik Jabar, dan Dinas Bina Marga Diduga Sarang Mafia Proyek, LSM Pemuda dan Mahasiswa Geruduk Kediaman KDM

Februari 19, 2026
in Pemerintahan, Peristiwa
0
Disdik Jabar, dan Dinas Bina Marga Diduga Sarang Mafia Proyek, LSM Pemuda dan Mahasiswa Geruduk Kediaman KDM
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

ARCOM-MEDIA, Subang. Gelombang kemarahan publik terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menemukan momentumnya.

LSM Pemuda dan Mahasiswa pada Kamis, (19/2/2026), menggeruduk kediaman Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau biasa disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) di Lembur Pakuan Subang.

Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa, ini adalah ledakan akumulasi kekecewaan yang disebut tak pernah mendapat jawaban.

Namun yang terjadi di lapangan justru memperkeruh keadaan, LSM Pemuda dan Mahasiswa mendapat penghadangan dan penolakan dari sekelompok orang yang diduga simpatisan atau pihak yang disebut-sebut dekat dengan KDM.

Situasi di Lembur Pakuan memanas, aparat keamanan berjaga, warga sekitar turun menghadang, dan ruang demokrasi kembali diuji, apakah kritik boleh mendekat, atau harus dibatasi sampai pagar simbol kekuasaan?

Koordinator aksi, Andri Hidayat, S.H., menyebut penghadangan tersebut sebagai bentuk “perlawanan nyata” terhadap suara kritik.

Andri Hidayat bahkan menuding adanya keterlibatan pejabat Provinsi Jawa Barat yang “diboyong” dari Purwakarta, termasuk pejabat di Dinas Bina Marga dan Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Tuduhan itu tentu serius, jika benar, maka ini bukan sekadar soal aksi dan reaksi, melainkan tentang penggunaan kekuasaan untuk membendung kritik.

Substansi tuntutan LSM Pemuda dan Mahasiswa tak kalah tajam, mereka menyoroti dugaan kegagalan konstruksi sejumlah proyek jalan provinsi yang baru selesai namun sudah rusak.

“Umur layanan jalan jauh dari rencana. Ini patut diduga tidak sesuai spesifikasi teknis dan mengindikasikan cacat konstruksi,” tegas Andri Hidayat dalam orasinya.

Tak berhenti di situ, isu yang lebih sensitif ikut mencuat, dugaan adanya orang dekat KDM yang disebut menjadi broker atau “mafia proyek” di sejumlah dinas, termasuk Dinas Pendidikan dan Dinas Bina Marga.

Nama-nama berinisial pun disebut di lapangan, DK, H.U, dan HD, tuduhan ini bukan isu receh, ini menyentuh inti tata kelola anggaran dan integritas pemerintahan.

Yang menjadi pertanyaan besar, mengapa aksi-aksi sebelumnya di Dinas Bina Marga, Dinas Pendidikan, hingga di Gedung Sate tak pernah mendapat respons memadai?

Jika kanal resmi tak berfungsi, wajar bila LSM Pemuda dan Mahasiswa mencari cara lain untuk didengar, aksi di Lembur Pakuan disebut sebagai langkah terakhir setelah pintu-pintu birokrasi dianggap tertutup rapat.

Ironisnya, di tengah citra kepemimpinan KDM yang kerap menampilkan narasi keterbukaan dan kedekatan dengan rakyat, justru muncul kesan alergi terhadap kritik yang menyentuh persoalan anggaran dan proyek.

Keterbukaan tidak cukup dibuktikan lewat konten media sosial atau retorika pengawasan, keterbukaan harus diuji ketika kritik datang, data dituntut transparan, dan audit independen diminta dilakukan.

Jika tudingan soal cacat konstruksi dan dugaan permainan proyek dibiarkan menggantung tanpa klarifikasi terbuka dan investigasi menyeluruh, maka krisis kepercayaan publik hanya akan membesar.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak bisa sekadar menenangkan situasi dengan pengamanan dan penghadangan massa, substansi persoalan harus dijawab.

Demokrasi bukan soal seberapa rapi pagar dijaga, tetapi seberapa berani kekuasaan membuka diri terhadap koreksi.

Kini publik menunggu, apakah akan ada audit independen, evaluasi komprehensif terhadap Dinas Bina Marga dan Dinas Pendidikan, serta penindakan tegas jika ditemukan pelanggaran?

Diam bukan solusi menghindar bukan jawaban, jika benar tak ada yang disembunyikan, maka transparansi adalah jalan satu-satunya untuk mematahkan tudingan, jika tidak, maka bara kritik di Lembur Pakuan hanya tinggal menunggu waktu untuk menyala lebih besar.

Saat berita ini ditayangkan, Gubernur Jawa Barat, dan pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum memberikan tanggapannya atas aksi demo LSM Pemuda dan Mahasiswa, namun biasanya KDM akan memberikan tanggapan melalui konten-kontennya saat di dalam mobil, atau sedang berjalan kaki di sawah, padahal sebagai pejabat publik seharusnya KDM melakukan tanggapan secara resmi, melalui Konferensi Pers, maupun Audiensi.
(RED)

 

Previous Post

Terkait Polemik SMAN 1 Bandung, KAMPCB Desak Pemkot Bandung Evaluasi Perda Nomor 6 Tahun 2025

Next Post

Langkah Nyata Walikota Bandung Muhammad Farhan Makmurkan Masjid Agung Bandung

Related Posts

Liputan Kota Bandung

Cloudpath Coffee and Space yang Diduga Jual Alkohol di Bulan Ramadan Batal Didemo Mahasiswa Bandung

by arcom
Maret 13, 2026
Peristiwa

Kinerja Tahun 2025 Tumbuh Solid, Kualitas Aset Tetap Terjaga, Perkuat Langkah Adira Finance Temani Ramadan

by arcom
Maret 12, 2026
Liputan Kota Bandung

Seru, Simulasi Pembersihan Menara Kembar Masjid Agung Bandung oleh Vertical Rescue Indonesia

by arcom
Maret 10, 2026
Peristiwa

Silaturahmi Relawan SAR Se-Jabar, Jabodetabek dan Banten Dihadiri 680 Peserta

by arcom
Maret 7, 2026
Liputan Kota Bandung

Dugaan Kejanggalan Seleksi Dirut PDAM Tirtawening Kota Bandung Jadi Sorotan Publik

by arcom
Maret 7, 2026
Next Post

Langkah Nyata Walikota Bandung Muhammad Farhan Makmurkan Masjid Agung Bandung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Dankodiklatad Letjen Mohamad Hasan Hadiri Pergantian Komandan Seskoad, Simbol Penyegaran Kepemimpinan TNI AD

Juni 30, 2025

Wakil Walikota Bandung Erwin Di Ujung Tanduk, dalam Radar dan Pengawasan Kejari Kota Bandung

Oktober 30, 2025

Desain Toko Kecil Depan Rumah yang Menarik dan Fungsional untuk Usaha

Januari 19, 2023

Kategori

  • DPRD
  • Hotel
  • Hukum
  • Jurnalis Bela Negara
  • Kesehatan
  • Konser Musik
  • Kuliner
  • Liputan Kota Bandung
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Partai Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Polri
  • Produk
  • Properti
  • Teknologi
  • TNI
  • Uncategorized
Arcom Media

PT Arcom Media Bela Negara
Menayangkan berita terkini dan anti hoax

Categories

  • DPRD
  • Hotel
  • Hukum
  • Jurnalis Bela Negara
  • Kesehatan
  • Konser Musik
  • Kuliner
  • Liputan Kota Bandung
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Partai Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Polri
  • Produk
  • Properti
  • Teknologi
  • TNI
  • Uncategorized

Informasi

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami

Recent Posts

  • Cloudpath Coffee and Space yang Diduga Jual Alkohol di Bulan Ramadan Batal Didemo Mahasiswa Bandung
  • Regala Mansion by Lifetime Design, Private Mansion di Bandung dengan Ballroom di Dalam Rumah
  • Kinerja Tahun 2025 Tumbuh Solid, Kualitas Aset Tetap Terjaga, Perkuat Langkah Adira Finance Temani Ramadan

© 2023 arcom-media.com - Developed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?