ARCOM-MEDIA, Bandung. Ketua Nadzir Masjid Raya Bandung, Roedy Wiranatakusumah, S.H., M.H., MBA., melakukan silaturahmi ke kediaman Pimpinan Kawargian Abah Alam (KAA), Adhitiya Alam Syah yang akrab disapa Abah Alam, Jumat (9/1/2026).
Pertemuan hangat tersebut berlangsung di kediaman Abah Alam yang berlokasi di Gang H. Moch. Tabri No. 32–65, RT 05/RW 11, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi dan sinergi antara pengelola salah satu masjid terbesar dan bersejarah di Jawa Barat dengan tokoh budayawan yang selama ini dikenal memiliki peran strategis dalam pelestarian nilai-nilai budaya Sunda dan kebangsaan.
Roedy Wiranatakusumah hadir didampingi Ketua Jurnalis Bela Negara (JBN) Jawa Barat, Shahadat Akbar, S.E., kehadiran keduanya disambut langsung oleh Abah Alam dengan penuh kehangatan, mencerminkan kuatnya nilai silaturahmi yang menjadi ruh pertemuan tersebut.
Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, Roedy Wiranatakusumah dan Abah Alam terlihat berbincang santai namun serius mengenai berbagai isu aktual yang tengah berkembang di Kota Bandung dan Jawa Barat.
Diskusi tersebut tidak hanya menyoroti dinamika pemberitaan, tetapi juga membahas peluang kolaborasi ke depan yang menyentuh aspek keagamaan, budaya, dan kebangsaan.
Roedy Wiranatakusumah mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan yang diberikan Abah Alam, Roedy mengaku terkesan dengan suasana kediaman yang sarat nilai budaya, ditandai dengan berbagai ornamen serta foto-foto bersejarah yang menghiasi rumah tersebut.
“Terima kasih kepada Abah Alam yang telah menerima saya dengan sangat baik, saya juga berkesempatan mencicipi hidangan di Kawargian Abah Alam yang rasanya luar biasa, rumah ini penuh dengan nilai sejarah dan budaya,” ujar Roedy sembari mengagumi suasana kediaman Abah Alam.
Dalam kesempatan tersebut, Roedy juga menyampaikan harapannya agar Abah Alam dapat berkunjung ke Masjid Raya Bandung dalam waktu mendatang.

“Saya sangat menantikan kehadiran Abah Alam di Masjid Raya Bandung Insya Allah, kehadiran Abah Alam akan memberikan warna dan nilai tersendiri bagi Masjid Agung Bandung,” ungkap Roedy Wiranatakusumah.
Sementara itu, Adhitiya Alam Syah (Abah Alam) menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan Ketua Nadzir Masjid Raya Bandung beserta rombongan.
Abah Alam menilai silaturahmi tersebut sebagai awal yang baik untuk membangun kerja sama berkelanjutan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Nadzir Masjid Raya Bandung, Roedy Wiranatakusumah yang telah berkenan bersilaturahmi ke kediaman kami, ke depan, akan ada banyak rencana kegiatan kolaborasi antara Kawargian Abah Alam dengan Masjid Raya Bandung,” ujar Abah Alam.
Sebagaimana diketahui, Roedy Wiranatakusumah resmi menjabat sebagai Ketua Nadzir Masjid Raya Bandung sejak April 2025 di bawah kepemimpinannya, pengelolaan Masjid Raya Bandung kini dilakukan secara mandiri dengan semangat profesionalisme, keterbukaan, serta penguatan peran masjid sebagai pusat ibadah, sosial, dan peradaban umat.
Adapun Abah Alam dikenal luas sebagai tokoh budayawan Jawa Barat yang memiliki kedekatan lintas sektor, mulai dari kalangan budayawan, tokoh masyarakat, hingga unsur TNI, Polri, dan pejabat sipil, kiprahnya dalam menjaga nilai budaya dan kebangsaan telah melahirkan berbagai karya monumental.
Salah satu proyek fenomenal yang pernah digagas Abah Alam bersama tim dan personel Brigade Infanteri (Brigif) 15/Kujang II adalah pembangunan Kujang Papasangan di puncak Gunung Bohong, Cimahi.
Monumen tersebut kini menjadi simbol kebanggaan dan identitas budaya Sunda yang sarat makna historis dan filosofis.
Dengan latar belakang dan kapasitas masing-masing tokoh, masyarakat Jawa Barat kini menaruh harapan besar terhadap terwujudnya kolaborasi antara Ketua Nadzir Masjid Raya Bandung, Roedy Wiranatakusumah, dan Pimpinan Kawargian Abah Alam (KAA), Adhitiya Alam Syah.
Sinergi keduanya diharapkan mampu menghadirkan program-program yang memperkuat nilai keagamaan, kebudayaan, serta persatuan di Tanah Pasundan. (RED)









