• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
  • Login
Arcom Media
Advertisement
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Arcom Media
No Result
View All Result
Home Liputan Kota Bandung

Jasmine Integrated Farming: Gerakan RW di Antapani Bandung yang Menginspirasi Dunia Internasional

Maret 31, 2026
in Liputan Kota Bandung, Peristiwa
0
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

ARCOM-MEDIA, Bandung. Di tengah kompleksitas persoalan sampah perkotaan yang kerap berujung pada krisis lingkungan, sebuah inisiatif warga di sudut Kota Bandung justru menghadirkan harapan baru.

Berawal dari keresahan sederhana, kini menjelma menjadi model inspiratif yang dilirik hingga level nasional, bahkan didorong untuk menembus panggung internasional.

Adalah Jasmine Integrated Farming, sebuah gerakan berbasis masyarakat di RW 19 Antapani Tengah, Kota Bandung, yang berhasil mengubah persoalan sampah menjadi sumber daya produktif.

Program ini menjadi sorotan utama saat peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Kementerian Luar Negeri (Sesparlu) Angkatan ke-78 melakukan kunjungan lapangan, Selasa, (31/3/2026).

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, bagi para peserta, Jasmine Integrated Farming merupakan contoh nyata bagaimana inovasi lokal mampu menjawab tantangan global, mulai dari pengelolaan limbah, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Salah satu peserta Sesparlu, Ketrin Triwidiastuty menilai praktik yang dijalankan warga memiliki nilai strategis yang jauh melampaui sekadar solusi lingkungan.

“Ini bukan hanya soal sampah, ini adalah sistem yang hidup menghasilkan, memberdayakan, dan berkelanjutan, model seperti ini tidak cukup hanya dikenal di Bandung, tetapi harus didorong hingga ke tingkat internasional,” ujar Ketrin Triwidiastuty.

Menurut Ketrin Triwidiastuty kekuatan utama dari Jasmine Integrated Farming terletak pada konsistensi dan komitmen warga sejak program ini dirintis pada 2019.

Dalam kurun waktu tersebut, warga tidak hanya mampu mengurangi volume sampah, tetapi juga menciptakan ekosistem produktif berbasis urban farming.

Di balik keberhasilan ini, terdapat peran sentral masyarakat, terutama kelompok ibu-ibu yang menjadi motor penggerak.

Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Jasmine Integrated Farming, Doddi Iryana mengungkapkan, perubahan besar ini berangkat dari persoalan yang dulunya dianggap sepele namun mengakar.

“Awalnya kami hanya ingin menyelesaikan masalah sampah yang menumpuk, tapi seiring waktu, kami sadar bahwa sampah ini bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai, baik secara ekonomi maupun sosial,” ujar Doddi Iryana.

Dengan pendekatan terpadu, sampah organik diolah menjadi kompos yang kemudian dimanfaatkan untuk pertanian perkotaan.

Hasilnya tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan warga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui penjualan produk hasil olahan.

Lebih dari itu, Jasmine Integrated Farming telah menjelma menjadi ruang belajar kolektif.

Banyak daerah lain mulai datang untuk meniru dan mengadaptasi model ini, terutama wilayah perkotaan yang menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaan sampah.

Lurah Antapani Tengah, Muhamad Rosada melihat potensi besar dari model ini untuk direplikasi secara luas.

“Harapannya, ini bisa menjadi gerakan bersama, tidak hanya berhenti di satu RW, tapi menyebar ke seluruh Kota Bandung, bahkan ke kota-kota lain di Indonesia,” ujar Muhamad Rosada.

Dalam beberapa bulan terakhir, eksistensi Jasmine Integrated Farming memang semakin mendapat perhatian luas.

Pada Februari 2026, kawasan ini dikunjungi oleh Artis Irfan Hakim bersama Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, kunjungan tersebut menjadi sinyal inovasi berbasis warga mulai mendapatkan panggung yang lebih besar.

Tak lama berselang, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq juga meninjau langsung lokasi tersebut.

Hanif Faisol Nurofiq memberikan apresiasi atas keberhasilan warga dalam mengelola sampah secara mandiri di tengah keterbatasan ruang dan padatnya permukiman.

Fenomena ini menunjukkan satu hal penting: solusi besar tidak selalu lahir dari kebijakan besar, terkadang, perubahan justru dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten oleh masyarakat.

Jasmine Integrated Farming menjadi bukti bahwa ketika warga diberi ruang, kepercayaan, dan kesempatan untuk berinovasi, mereka mampu menciptakan sistem yang tidak hanya menyelesaikan masalah, tetapi juga membangun masa depan.

Kini, harapan itu semakin besar, dengan dorongan dari berbagai pihak, termasuk Sesparlu, model ini berpeluang menjadi wajah baru diplomasi lingkungan Indonesia, sebuah kisah sukses dari kampung kota yang bisa menginspirasi dunia.

Dari Kota Bandung untuk dunia, Jasmine Integrated Farming bukan sekadar program, Jasmine Integrated Farming adalah gerakan tentang harapan, kolaborasi, dan keyakinan bahwa perubahan selalu mungkin dimulai dari lingkungan terdekat. (RED)

 

Previous Post

Dankodiklatad Letjen Mohamad Hasan Tegaskan Pesan Strategis di Momen Halal Bihalal Kodiklatad

Next Post

PT CSI Bantah Hoax di Medsos Terkait Monopoli dan Penyelewengan THR Karyawan

Related Posts

Hukum

PT CSI Bantah Hoax di Medsos Terkait Monopoli dan Penyelewengan THR Karyawan

by arcom
Maret 31, 2026
Hukum

KPPU Putus 97 Pinjol Bersalah, Denda Capai 755 Miliar dalam Kasus Penetapan Bunga

by arcom
Maret 27, 2026
Liputan Kota Bandung

Kota Bandung Siaga Lebaran, Apel Besar Digelar, Walikota Tegaskan Zero Toleransi Gangguan Kamtibmas

by arcom
Maret 17, 2026
Liputan Kota Bandung

Rayakan HUT Persib, Bobotoh Tutup Jalan Layang Pasupati, Lalu Lintas Kota Bandung Lumpuh Tanpa Pengamanan

by arcom
Maret 14, 2026
Hukum

SMAN 5 Bandung dan SMAN 2 Bandung Tawuran, Satu Orang Tewas

by arcom
Maret 14, 2026
Next Post

PT CSI Bantah Hoax di Medsos Terkait Monopoli dan Penyelewengan THR Karyawan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

BRI Regional Office Bandung Salurkan Bantuan Klaster Unggulan Hortikultura

November 15, 2024

Pangdam III/Siliwangi Mayjen Dadang Arif Abdurahman Hadiri Pelantikan DPD Apdesi Jabar

Mei 15, 2025
dijual rumah kota baru parahyangan

10 Kota Paling Layak Huni di Indonesia: Tempat Ideal untuk Tinggal dan Berinvestasi

Mei 3, 2023

Kategori

  • DPRD
  • Hotel
  • Hukum
  • Jurnalis Bela Negara
  • Kesehatan
  • Konser Musik
  • Kuliner
  • Liputan Kota Bandung
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Partai Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Polri
  • Produk
  • Properti
  • Teknologi
  • TNI
  • Uncategorized
Arcom Media

PT Arcom Media Bela Negara
Menayangkan berita terkini dan anti hoax

Categories

  • DPRD
  • Hotel
  • Hukum
  • Jurnalis Bela Negara
  • Kesehatan
  • Konser Musik
  • Kuliner
  • Liputan Kota Bandung
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Partai Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Polri
  • Produk
  • Properti
  • Teknologi
  • TNI
  • Uncategorized

Informasi

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami

Recent Posts

  • PT CSI Bantah Hoax di Medsos Terkait Monopoli dan Penyelewengan THR Karyawan
  • Jasmine Integrated Farming: Gerakan RW di Antapani Bandung yang Menginspirasi Dunia Internasional
  • Dankodiklatad Letjen Mohamad Hasan Tegaskan Pesan Strategis di Momen Halal Bihalal Kodiklatad

© 2023 arcom-media.com - Developed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?