ARCOM-MEDIA, Bandung. Kabar duka menyelimuti dunia fotografi otomotif Indonesia, fotografer otomotif asal Kota Bandung, Ariansyah Budiman (39 thn), yang lebih dikenal dengan nama Arianstone, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Rabu, (5/8/2026).
Peristiwa nahas yang terjadi di jalur Pantura Situbondo itu melibatkan dua sepeda motor, benturan keras mengakibatkan Arianstone, warga Antapani, Kota Bandung, meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara pengendara motor lainnya, Heliyana (39 thn), warga setempat, mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Arianstone mengendarai sepeda motor bernomor polisi D 2525 CRF, sedangkan sepeda motor yang dikendarai Heliyana bernomor polisi P 6366 FV, akibat benturan tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan berat.
Salah seorang saksi mata, Sutikno, mengatakan kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai Arianstone melaju dari arah timur menuju barat.
Saat melintasi jalan menikung, korban disebut berupaya mendahului beberapa kendaraan yang berada di depannya.

“Motor dari arah timur itu melaju sangat kencang dan menyalip beberapa kendaraan, pada saat bersamaan muncul pengendara lain dari arah berlawanan, karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan hebat tidak dapat dihindari,” ujar Sutikno.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo, Ipda Rudi, mengatakan penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan, dugaan sementara mengarah pada kurangnya perhatian pengendara saat melakukan manuver menyalip.
“Dugaan sementara kecelakaan dipicu karena pengendara sepeda motor bernomor polisi D 2525 CRF kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan saat menyalip.
Namun untuk memastikan penyebab utama kecelakaan, kami masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi,” ujar Ipda Rudi.
Kepergian Arianstone meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan komunitas otomotif.

Arianstone dikenal sebagai pendiri Helltrust Pictures, sebuah rumah produksi visual yang banyak mendokumentasikan dunia sepeda motor klasik, motor kustom, serta perjalanan turing di berbagai daerah di Indonesia.
Melalui karya-karyanya, Arianstone menjadi sosok yang dikenal luas di kalangan pencinta vintage motorcycle, motor kustom, dan fotografi otomotif.
Dokumentasi visual bertema perjalanan berkendara yang ia hasilkan mendapat apresiasi dari banyak komunitas karena mampu mengangkat sisi budaya, persaudaraan, dan gaya hidup para penghobi roda dua.
Arianstone juga dikenal memiliki kedekatan dengan sejumlah pelaku industri kreatif dan komunitas otomotif, termasuk komedian sekaligus pegiat otomotif Eddi Brokoli.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi skena kreatif otomotif Indonesia yang selama ini mengenalnya sebagai fotografer independen dengan dedikasi tinggi dalam mengabadikan perjalanan dan cerita di balik dunia roda dua.
Ucapan belasungkawa terus mengalir dari keluarga, sahabat, dan komunitas otomotif yang mengenang Arianstone sebagai sosok kreatif, rendah hati, dan berdedikasi terhadap dunia fotografi otomotif, Arianstone dimakamkan di TPU Rancacili, Kota Bandung, Kamis, (6/8/2026), dengan meninggalkan seorang isteri dan dua anak. (RED)








