ARCOM-MEDIA, Bandung. Suasana haru dan penuh kebersamaan menyelimuti halaman Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh No. 69, Kota Bandung, Selasa, (17/3/2026).
Ratusan prajurit bersama keluarga tampak bersiap memulai perjalanan pulang kampung dalam program “Mudik Gratis Bersama Kodam III/Siliwangi 2026”, sebuah inisiatif yang tidak hanya menghadirkan kemudahan, tetapi juga mempererat ikatan kekeluargaan di lingkungan TNI.
Secara resmi, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., memberangkatkan sebanyak 162 pemudik yang akan menuju berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, mereka diberangkatkan menggunakan empat unit kendaraan yang telah disiapkan, dalam kondisi aman dan layak jalan.
Program ini menjadi bukti nyata kepedulian pimpinan terhadap kesejahteraan prajurit, PNS, serta keluarga besar Kodam III/Siliwangi, khususnya dalam menghadapi tradisi mudik yang selalu menjadi momen penting menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan bahwa mudik bukan sekadar perjalanan fisik menuju kampung halaman, tetapi juga perjalanan batin untuk kembali mempererat tali silaturahmi.
“Manfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri ini untuk kembali kepada keluarga, saling bermaaf-maafan, dan mempererat silaturahmi, mudah-mudahan kita semua kembali kepada fitrah dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Pangdam.
Pesan tersebut disambut hangat oleh para peserta mudik yang tampak antusias, sebagian bahkan membawa anak-anak kecil yang tidak sabar bertemu sanak saudara di kampung halaman.
Program mudik gratis ini juga dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga moral dan semangat prajurit, di tengah tuntutan tugas dan tanggung jawab yang tinggi, kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga menjadi energi baru bagi para prajurit dalam menjalankan pengabdian kepada negara.

Tak hanya itu, Pangdam juga memberikan penekanan penting terkait keselamatan dan kesehatan selama perjalanan, mengingat tingginya potensi kepadatan arus mudik di bulan Ramadan.
Pangdam mengingatkan seluruh peserta untuk tetap menjaga kondisi fisik, mematuhi aturan perjalanan, serta mengutamakan keselamatan hingga tiba di tujuan.
Menariknya, dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga menyisipkan pesan moral yang mendalam kepada seluruh prajurit.
Pangdam menegaskan, setiap individu pasti menghadapi tantangan dalam kehidupan, namun kunci utamanya adalah bagaimana cara menyikapinya.
“Setiap orang pasti memiliki masalah, namun jangan pernah lari dari masalah, hadapi dengan baik dan sampaikan secara berjenjang kepada pimpinan. Yakinlah bahwa setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya,” tegas Pangdam.

Pesan ini menjadi refleksi penting, tidak hanya bagi prajurit, tetapi juga bagi seluruh masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Menutup arahannya, Pangdam mengajak seluruh prajurit untuk memanfaatkan sisa bulan suci Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah serta memperbanyak sedekah.
Pangdam juga memanjatkan doa agar seluruh peserta mudik diberikan keselamatan selama perjalanan dan dapat kembali ke satuan dalam keadaan sehat dan penuh semangat.
Di tengah hiruk-pikuk arus mudik nasional, program yang digagas Kodam III/Siliwangi ini menjadi gambaran nyata bagaimana institusi militer tidak hanya fokus pada tugas pertahanan, tetapi juga hadir memberikan solusi dan kepedulian bagi anggotanya.
Mudik pun bukan lagi sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penuh makna, menguatkan keluarga, memperteguh iman, dan menyegarkan kembali semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. (RED)









