• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
  • Login
Arcom Media
Advertisement
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Arcom Media
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Habiburokhman: Himpunan Mahasiswa Islam Lumbung Pemimpin Bangsa

Mei 2, 2026
in Pendidikan, Peristiwa
0
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

ARCOM-MEDIA, Jatinangor. Optimisme menuju visi Indonesia Emas 2045 kembali digaungkan dari ruang pertemuan di Hotel Puri Khatulistiwa, jalan Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Di hadapan ratusan kader dan alumni HMI, KAHMI dan FORHATI, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, yang juga Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburokhman, S.H., M.H., menyampaikan pesan tegas, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tidak cukup hanya bertahan sebagai organisasi mahasiswa, HMI harus bertransformasi menjadi lumbung kader strategis bagi masa depan bangsa.

Dalam forum Silaturahmi Akbar KAHMI dan FORHATI Kabupaten Bandung, Sabtu, (2/5/2026), Habiburokhman menekankan bahwa waktu menuju Indonesia Emas 2045 semakin dekat, hanya sekitar dua dekade lagi.

Menurut Habiburokhman, keberhasilan Indonesia mencapai puncak kejayaan di usia seabad kemerdekaan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berintegritas.

“HMI punya sejarah panjang melahirkan pemimpin lintas sektor, tapi ke depan, tantangannya jauh lebih kompleks, transformasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” ujar Habiburokhman.

Habiburokhman dalam kesempatan ini memaparkan empat pilar utama yang harus menjadi arah gerak HMI ke depan.

Pertama, peningkatan kualitas SDM, bukan hanya cerdas akademik, tetapi juga progresif dan sistematis dalam berpikir.

Kedua, pembangunan berkelanjutan yang menuntut kader peka terhadap isu lingkungan dan ekonomi inklusif.

Ketiga, penguatan demokrasi dan stabilitas melalui peran nyata alumni di berbagai sektor strategis.

Keempat, memastikan HMI tetap menjadi “rumah perjuangan” yang kokoh bagi calon pemimpin bangsa.

Menurut Habiburokhman pembangunan berkelanjutan tidak bisa dicapai secara instan.

Habiburokhman menyinggung pentingnya kesinambungan kebijakan lintas pemerintahan, sekaligus mengingatkan bahwa perubahan arah yang terlalu drastis justru dapat menghambat kemajuan nasional.

Namun, jalan menuju 2045 tidak tanpa hambatan, Habiburokhman menyoroti fenomena post-truth dan politik instan yang kian menguat.

Habiburokhman mengingatkan bahwa arus informasi yang bias dan dangkal berpotensi melemahkan fondasi intelektual dan ideologis kader.

“HMI tidak boleh terjebak dalam romantisme gerakan masa lalu, HMI harus menjadi gerakan rakyat yang menyuarakan kebenaran berbasis argumentasi kuat, bukan sekadar ikut arus,” tegas Habiburokhman.

Habiburokhman juga menolak pendekatan kekuasaan yang represif sebagai jalan pintas pembangunan, menurutnya, stabilitas tetap harus dijaga melalui demokrasi yang sehat, bukan melalui “tangan besi” yang berisiko merusak tatanan jangka panjang.

Dalam refleksi yang lebih personal, Habiburokhman menyebut HMI sebagai “rumah pulang”, tempat berdialog tanpa sekat kepentingan.

Habiburokhman menegaskan, kekuatan HMI justru terletak pada karakter inklusifnya yang tidak sektarian, serta jejaring alumni yang tersebar di berbagai lini kekuasaan dan profesi.

“Di HMI, kita bisa berbeda tanpa harus terpecah, ini kekuatan yang tidak dimiliki banyak organisasi lain,” ungkap Habiburokhman

Habiburokhman juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas kaderisasi, kekhawatiran akan penurunan kualitas HMI menjadi alarm serius, mengingat organisasi ini selama puluhan tahun menjadi salah satu pilar lahirnya pemimpin nasional.

Menyinggung dinamika politik nasional, Habiburokhman menggarisbawahi, kepemimpinan bersifat sementara, sedangkan kaderisasi adalah proses jangka panjang.

Habiburokhman menilai, siapapun pemimpin hari ini, termasuk Presiden Prabowo Subianto memiliki batas waktu kekuasaan, karena itu, estafet kepemimpinan harus dipersiapkan sejak sekarang melalui organisasi kader seperti HMI, “Kalau bukan HMI yang menyiapkan, lalu siapa lagi?” ujarnya.

Dengan sisa waktu kurang dari dua dekade, Indonesia dituntut bergerak cepat namun tetap terarah.

Habiburokhman menutup paparannya dengan pesan reflektif, militansi kader HMI yang dikenal dengan semangat “Yakusa” atau “Yakin Usaha Sampai” harus naik kelas, tidak hanya kuat secara jumlah, tetapi juga unggul dalam kualitas dan gagasan.

“HMI harus menjadi jangkar stabilitas sekaligus motor perubahan, jika itu terwujud, Indonesia Emas 2045 bukan sekadar mimpi, tetapi keniscayaan,” pungkas Habiburokhman. (RED)

Previous Post

Buah Batu Corps Akan Demo Walikota Bandung Muhammad Farhan Terkait CFD Buah Batu

Next Post

Jelang Bazar Persit, TRIBLEEFOOTWEAR Tancap Gas

Related Posts

Peristiwa

TRIBLEEFOOTWEAR Jadi Primadona di PERSIT BISA 2026, Stand Dipadati Pengunjung Sejak Hari Pertama

by arcom
Mei 8, 2026
Peristiwa

Jaksa Agung Dianugerahi Gelar ‘Satria Adhyaksa Nusantara’, Simbol Kepercayaan Masyarakat Adat terhadap Penegakan Hukum

by arcom
Mei 6, 2026
Pariwisata

Silaturahmi Milangkala ke-84 Abah Alam, Merawat Tradisi dan Menguatkan Kebersamaan

by arcom
Mei 4, 2026
Liputan Kota Bandung

Jelang Bazar Persit, TRIBLEEFOOTWEAR Tancap Gas

by arcom
Mei 4, 2026
Liputan Kota Bandung

Buah Batu Corps Akan Demo Walikota Bandung Muhammad Farhan Terkait CFD Buah Batu

by arcom
Mei 2, 2026
Next Post

Jelang Bazar Persit, TRIBLEEFOOTWEAR Tancap Gas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Kasad Jenderal Agus Subiyanto Apresiasi Pangdam III/Siliwangi dan Kapolda Jabar Atas Terselenggaranya Panggung Hiburan di Pangandaran

Kasad Jenderal Agus Subiyanto Apresiasi Pangdam III/Siliwangi dan Kapolda Jabar Atas Terselenggaranya Panggung Hiburan di Pangandaran

November 7, 2023

7 Mobil Mewah Terlaris di Indonesia: ‘Langganan Para Sultan’

Maret 17, 2023

GIIAS 2024 Resmi Dibuka Wapres RI Ma’ruf Amin

Juli 19, 2024

Kategori

  • DPRD
  • Hotel
  • Hukum
  • Jurnalis Bela Negara
  • Kesehatan
  • Konser Musik
  • Kuliner
  • Liputan Kota Bandung
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Partai Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Polri
  • Produk
  • Properti
  • Teknologi
  • TNI
  • Uncategorized
Arcom Media

PT Arcom Media Bela Negara
Menayangkan berita terkini dan anti hoax

Categories

  • DPRD
  • Hotel
  • Hukum
  • Jurnalis Bela Negara
  • Kesehatan
  • Konser Musik
  • Kuliner
  • Liputan Kota Bandung
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Partai Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Polri
  • Produk
  • Properti
  • Teknologi
  • TNI
  • Uncategorized

Informasi

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami

Recent Posts

  • TRIBLEEFOOTWEAR Jadi Primadona di PERSIT BISA 2026, Stand Dipadati Pengunjung Sejak Hari Pertama
  • Jaksa Agung Dianugerahi Gelar ‘Satria Adhyaksa Nusantara’, Simbol Kepercayaan Masyarakat Adat terhadap Penegakan Hukum
  • Bayang-Bayang Proyek “Siluman” di Subang, LSM Pemuda Tuding Dinas Bina Marga Jabar Abuse of Power

© 2023 arcom-media.com - Developed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?