• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
  • Login
Arcom Media
Advertisement
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Arcom Media
No Result
View All Result
Home Liputan Kota Bandung

Buah Batu Corps Akan Demo Walikota Bandung Muhammad Farhan Terkait CFD Buah Batu

Mei 2, 2026
in Liputan Kota Bandung, Peristiwa
0
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

ARCOM-MEDIA, Bandung. Gelombang kritik terhadap kebijakan Pemerintah Kota Bandung kian menguat, Komunitas Buah Batu Corps (BBC) secara terbuka menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi terhadap Wali Kota Bandung, menyusul polemik penghentian Car Free Day (CFD) Buah Batu yang dinilai merampas hak publik.

Dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (2/5/2026) di kawasan Buah Batu Regency, BBC melontarkan tudingan keras, Bandung kini berada dalam kondisi “darurat ruang publik”, istilah ini bukan sekadar retorik melainkan refleksi dari kebijakan yang dianggap makin membatasi akses masyarakat terhadap ruang terbuka.

Ketua Umum Komunitas Buah Batu Corps (BBC), H. Bagus Machdiantoro, didampingi Ketua Antar Lembaga BBC, Syaiful Ramadhan, menyebut langkah Pemkot Bandung sebagai bentuk “tirani kekuasaan” yang membungkus pembatasan ruang publik dengan dalih penataan kota.

“Ruang publik itu milik warga, bukan milik elite, tapi hari ini justru berubah jadi ruang eksklusif,” tegas Bagus Machdiantoro.

Seperti diketahui, CFD Buah Batu bukan program baru, sejak digagas pada 2011, kegiatan ini telah menjadi denyut sosial dan ekonomi masyarakat.

Ribuan warga memanfaatkan ruang tersebut untuk olahraga, interaksi sosial, hingga aktivitas UMKM, tanpa bergantung pada anggaran pemerintah.

Namun, penghentian CFD Buah Batu dinilai dilakukan tanpa transparansi dan tanpa pelibatan komunitas yang selama ini mengelola, BBC menilai kebijakan tersebut ahistoris dan mengabaikan kontribusi masyarakat.

“Ini bukan sekadar soal CFD Buah Batu, ini soal bagaimana Pemerintah Kota Bandung memperlakukan warganya, apakah sebagai subjek atau sekadar objek kebijakan,” ujar Bagus Machdiantoro.

Kritik BBC tidak berhenti pada CFD Buah Batu, mereka juga menyoroti kondisi Alun- Alun Bandung yang kini dipagari dan aksesnya dibatasi.

Menurut Bagus Machdiantoro, pagar tersebut bukan simbol penataan, melainkan simbol eksklusi,tidak ada alasan darurat, baik keamanan, ketertiban, maupun konservasi yang cukup kuat untuk membenarkan pembatasan tersebut, “Kalau ruang publik dipagari, lalu untuk siapa kota ini dibangun?” ujarnya.

BBC juga mengutip sejumlah regulasi yang dinilai diabaikan oleh pemerintah kota, di antaranya:

– UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang yang menjamin akses publik terhadap ruang terbuka

– Ketentuan minimal 30% Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik

– Perda Kota Bandung No. 12 Tahun 2019 yang menegaskan fungsi ruang publik harus tetap terjaga

 

Bagi BBC, aturan tersebut bukan sekadar dokumen administratif, melainkan mandat yang harus dijalankan oleh kepala daerah.

Tak hanya kebijakan, gaya kepemimpinan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan juga menjadi sasaran kritik, BBC menilai Walikota Bandung cenderung eksklusif dan tidak membuka ruang dialog dengan masyarakat.

“Pemimpin itu bapak bagi seluruh warga, tapi kalau tidak mau mendengar, itu masalah serius,” ujar Bagus Machdiantoro..

Bagus Machdiantoro bahkan menyebut pendekatan kepemimpinan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat ini sebagai “anomali” dan terlalu nyaman dalam lingkaran pemikiran sendiri.

BBC menegaskan bahwa demonstrasi akan menjadi langkah terakhir jika aspirasi mereka tidak direspons. Sebelumnya, rencana aksi sempat tertahan setelah adanya intervensi aparat.

Kini, mereka memastikan akan kembali melayangkan surat kepada Pemkot Bandung. Jika tetap diabaikan, aksi turun ke jalan tidak bisa dihindari, “Kalau ruang dialog ditutup, maka jalanan jadi ruang bicara rakyat,” tegas Bagus Machdiantoro.

Berikut Tuntutan BBC:

– Mengembalikan pengelolaan CFD Buah Batu kepada komunitas BBC

– Membuka kembali akses penuh ruang publik, termasuk

– Menghentikan kebijakan yang membatasi partisipasi masyarakat dalam ruang kota

Polemik ini membuka pertanyaan lebih besar: apakah Kota Bandung sedang bergerak menuju kota yang inklusif, atau justru kota yang makin eksklusif?

Jawabannya kini bukan hanya di tangan pemerintah, tetapi juga pada seberapa jauh warga berani mempertahankan hak atas kotanya sendiri. (RED)

 

Previous Post

Kinerja Tetap Tangguh di Tengah Tantangan, Laba Bersih Adira Finance Naik 26% pada Kuartal I 2026

Next Post

Habiburokhman: Himpunan Mahasiswa Islam Lumbung Pemimpin Bangsa

Related Posts

Pariwisata

Eka Santosa Kagumi Kedaton Giri Nusantara Milik Ki Semar Romo Bayu Suryoadiwinata

by arcom
Mei 10, 2026
Pariwisata

Kolaborasi Inspiratif Persit dan Kemenekraf, Persit Didukung Jadi Pengusaha Kreatif Modern

by arcom
Mei 9, 2026
Peristiwa

TRIBLEEFOOTWEAR Jadi Primadona di PERSIT BISA 2026, Stand Dipadati Pengunjung Sejak Hari Pertama

by arcom
Mei 8, 2026
Peristiwa

Jaksa Agung Dianugerahi Gelar ‘Satria Adhyaksa Nusantara’, Simbol Kepercayaan Masyarakat Adat terhadap Penegakan Hukum

by arcom
Mei 6, 2026
Pariwisata

Silaturahmi Milangkala ke-84 Abah Alam, Merawat Tradisi dan Menguatkan Kebersamaan

by arcom
Mei 4, 2026
Next Post

Habiburokhman: Himpunan Mahasiswa Islam Lumbung Pemimpin Bangsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pengurus Jurnalis Bela Negara Kunjungi Markas Batalyon Armed 4/105 GS

Pengurus Jurnalis Bela Negara Kunjungi Markas Batalyon Armed 4/105 GS

Oktober 28, 2023

Kekurangan Mitsubishi Destinator 2025, Mahal, Tapi Berbahaya di Tanjakan dan Jalan Licin?

Juli 26, 2025

Sinergi TNI-Polri Kian Solid, Pangdam III/Siliwangi Hadiri Hari Bhayangkara ke-79 di Mapolda Jabar

Juli 1, 2025

Kategori

  • DPRD
  • Hotel
  • Hukum
  • Jurnalis Bela Negara
  • Kesehatan
  • Konser Musik
  • Kuliner
  • Liputan Kota Bandung
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Partai Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Polri
  • Produk
  • Properti
  • Teknologi
  • TNI
  • Uncategorized
Arcom Media

PT Arcom Media Bela Negara
Menayangkan berita terkini dan anti hoax

Categories

  • DPRD
  • Hotel
  • Hukum
  • Jurnalis Bela Negara
  • Kesehatan
  • Konser Musik
  • Kuliner
  • Liputan Kota Bandung
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Partai Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Polri
  • Produk
  • Properti
  • Teknologi
  • TNI
  • Uncategorized

Informasi

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami

Recent Posts

  • Eka Santosa Kagumi Kedaton Giri Nusantara Milik Ki Semar Romo Bayu Suryoadiwinata
  • Kolaborasi Inspiratif Persit dan Kemenekraf, Persit Didukung Jadi Pengusaha Kreatif Modern
  • TRIBLEEFOOTWEAR Jadi Primadona di PERSIT BISA 2026, Stand Dipadati Pengunjung Sejak Hari Pertama

© 2023 arcom-media.com - Developed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Home
  • TNI
  • Polri
  • Pariwisata
  • Hotel
  • Pemerintahan
  • DPRD
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?