ARCOM-MEDIA, Bandung. Ikatan Alumni (IKA) SMAN 9 Bandung menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat peran alumni melalui penyusunan Rencana Kerja Tiga Tahun yang terstruktur dan berkelanjutan.
Program ini dirancang tidak hanya untuk mempererat hubungan antaralumni, tetapi juga untuk meningkatkan kontribusi nyata bagi almamater serta masyarakat.
Hal ini terungkap di acara Pelantikan Dewan Pengurus IKA SMAN 9 Bandung Masa Bakti 2026-2029, sekaligus Buka Puasa Bersama, Jumat, (6/3/2026), di Aula Soeradji Bengrah III TNI AD, jalan Gudang Utara No. 27, Kota Bandung.
Hadir Wakil Ketua IKA SMAN 9 Bandung, M. Taufik Nurhakim atau biasa disapa Kang Doyok, mewakili Ketua IKA SMAN 9 Bandung, Hista Soleh Harahap, serta jajaran pengurus IKA SMAN 9 Bandung Masa Bakti 2026-2029.
“Rencana kerja IKA SMAN 9 Bandung disusun dalam tiga tahap utama yang akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari penguatan fondasi organisasi, ekspansi program, hingga penguatan dampak dan kemandirian organisasi alumni,” ujar Wakil Ketua IKA SMAN 9 Bandung, M. Taufik Nurhakim dalam sambutannya, mewakili Ketua IKA SMAN 9 Bandung, Hista Soleh Harahap.
M. Taufik Nurhakim mengungkapkan, dalam rencana besar ini, IKA SMAN 9 Bandung menetapkan lima fokus utama yang akan menjadi arah gerak organisasi dalam tiga tahun ke depan.

Pertama adalah penguatan organisasi dan solidaritas alumni. Program ini bertujuan membangun struktur organisasi yang kuat, solid, dan mampu menjangkau alumni lintas angkatan.
Kedua, aktivasi kontribusi sosial berkelanjutan. Alumni diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program sosial yang terorganisir dan berkelanjutan.
Ketiga, pengembangan jejaring dan kemandirian alumni, dengan mendorong terbentuknya komunitas profesional dan bisnis yang saling mendukung antaralumni.
Keempat, sinergi strategis dengan sekolah, sehingga hubungan antara alumni dan pihak sekolah semakin erat dalam berbagai program pendidikan maupun pengembangan fasilitas.
Kelima, digitalisasi dan transparansi komunikasi, yang akan memperkuat tata kelola organisasi melalui pemanfaatan teknologi digital.
M. Taufik Nurhakim menambahkan, pada tahun pertama, fokus utama adalah fondasi dan konsolidasi organisasi, dalam tahap ini, IKA SMAN 9 Bandung akan melakukan pembentukan kepengurusan yang lengkap dengan melibatkan perwakilan lintas angkatan.

Selain itu, akan dilakukan pendataan dan digitalisasi database alumni agar organisasi memiliki basis data yang kuat dan terintegrasi. Targetnya, minimal 60 persen data alumni dapat terhimpun pada tahap awal ini.
Untuk memperkuat komunikasi, organisasi juga akan meluncurkan media sosial resmi alumni serta membangun website atau portal alumni sebagai pusat informasi dan interaksi.
Di sisi solidaritas, sejumlah kegiatan akan digelar seperti temu alumni akbar, program alumni peduli untuk bantuan sosial internal, serta penyusunan konsep dana abadi alumni.
Program ini diharapkan dapat menjadi awal terbentuknya sistem solidaritas alumni yang aktif dan terorganisir.
Memasuki tahun kedua, IKA SMAN 9 Bandung akan memperkuat berbagai program yang sudah berjalan sekaligus memperluas peran alumni.
Beberapa program unggulan yang direncanakan antara lain Career Day Alumni, di mana para alumni akan berbagi pengalaman dan wawasan karier kepada siswa.

Selain itu, akan dibentuk program mentoring untuk siswa kelas XII, sehingga para siswa dapat memperoleh arahan langsung dari alumni yang telah berpengalaman di berbagai bidang.
IKA juga menyiapkan program beasiswa alumni lintas angkatan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan di almamater.
Dalam pengembangan jaringan, alumni akan membentuk forum bisnis dan profesional, menyusun direktori usaha alumni, serta mengadakan pelatihan soft skill dan kepemimpinan.
Target dari tahap ini adalah terbentuknya komunitas profesional alumni yang aktif dan produktif.
Di bidang sosial, program alumni mengajar, bakti sosial tahunan, serta sistem penggalangan dana yang lebih terstruktur akan mulai dijalankan secara rutin.
Dengan demikian, kegiatan sosial alumni tidak lagi bersifat insidental, tetapi menjadi program berkelanjutan yang memberikan dampak nyata.

Sedangkan pada tahun ketiga, fokus program beralih pada penguatan dampak serta kemandirian organisasi.
Salah satu program utama adalah implementasi Dana Abadi Alumni yang akan dikelola secara profesional dan transparan. Dana ini diharapkan menjadi sumber pembiayaan jangka panjang untuk berbagai program seperti beasiswa dan kegiatan sosial.
Selain itu, IKA SMAN 9 Bandung juga akan memperkuat kerja sama strategis dengan pihak sekolah melalui nota kesepahaman (MoU) program jangka panjang.
Kolaborasi ini dapat berupa dukungan terhadap pengembangan sarana prioritas sekolah, serta peningkatan keterlibatan alumni dalam berbagai kegiatan pendidikan dan pengembangan sekolah.

Di bidang tata kelola organisasi, akan dilakukan transformasi digital melalui pengembangan sistem e-card alumni, database berbasis cloud, serta penyusunan SOP organisasi dan regenerasi kepengurusan.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan organisasi alumni yang modern, profesional, dan berkelanjutan.
M. Taufik Nurhakim menegaskan, dengan adanya rencana kerja tiga tahun ini, IKA SMAN 9 Bandung berkomitmen membangun ekosistem alumni yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi luas bagi dunia pendidikan dan masyarakat.
Program ini diharapkan menjadi wadah bagi para alumni untuk tetap terhubung dengan almamater, berbagi pengalaman, serta menciptakan berbagai peluang kolaborasi di masa depan.
“Melalui pendekatan yang sistematis, transparan, dan berbasis teknologi, IKA SMAN 9 Bandung optimistis dapat menjadi organisasi alumni yang kuat, mandiri, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi generasi penerus,” pungkas M. Taufik Nurhakim. (RED)









